THE CASHFLOW QUADRANT: Panduan Ayah Kaya Menuju Kebebasan Finansial

The Cashflow Quadrant

Judul: The Cashflow Quadrant: Panduan Ayah Kaya Menuju Kebebasan Finansial (edisi terjemahan dari buku asli dengan judul yang sama), 330 halaman.

Penulis: Robert T. Kiyosaki dan Sharon L. Lechter, C.P.A.

Penerbit: Gramedia, Jakarta, 2012

Review: Buku kondang yang telah diterjemahkan ke berbagai bahasa ini  adalah kunci kalau Anda serius ingin mengubah nasib menjadi lebih cerdas secara finansial.

Bagi Ayah Kaya, rangkaian pijakan menuju ke situ sejatinya ringkas saja: bangunlah aset – hasilkan arus kas dari situ – berdayakanlah terus arus kas tersebut sampai ia dapat membiayai seluruh kebutuhan, keinginan dan kemewahan hidup.

Dengan demikian, “dana pokok” sedapat mungkin tidak tergerogoti tapi buahnya berpotensi tumbuh dan berkembang biak memenuhi pundi-pundi Anda.

Memang, sesederhana itu… tapi juga sesulit itu!

Bagaimana pun, jangan gampang menyerah: ibaratnya, jarak seribu mil dimulai dari  langkah pertama, ‘kan?

Lagipula, semua orang bisa mengusahakan untuk menjadi bebas secara finansial. Syaratnya, mau membuka diri dan tak melulu keburu merasa yakin bahwa cara kita menghasilkan uang selama ini adalah yang terbaik dilihat dari sisi waktu dan tenaga yang harus dikeluarkan.

Mengapa begitu?

Jawabnya, kata Kiyosaki dan Lechter, karena secara virtual, ada yang namanya Kuadran Arus Kas atau Cashflow Quadrant. Sisi kiri kuadran diisi oleh mereka yang bekerja sebagai pegawai ataupun mereka yang mempekerjakan diri sendiri secara profesional. Adapun sisi kanannya, ditempati oleh mereka yang membangun bisnis ataupun yang telah menapakkan diri menjadi investor.

Mulai bingung dan berbau teknis?

No worries. Itu hanya pengantarnya saja. The rest of the book berisikan bagaimana mengembangkan kecerdasan keuangan agar sekalipun Anda berada di sisi kiri, Anda bisa merasakan suka cita di sisi kanan. Syukur-syukur, Anda tergerak dan membuat keputusan untuk sepenuhnya berada di sisi kanan.

Lho, kalau begitu, berarti sisi kanan kuadran lebih berdaya dan bebas secara finansial? Yup, seratus…

Kenapa demikian? Jawabnya karena dari sisi itulah arus kas atau uang bisa terus beranak pinak tanpa  ada syarat banting tulang pergi pagi pulang petang! Risiko jelas ada, tapi seiring dengan jam terbang, semua bisa dikendalikan.

Tak percaya? Baca saja buku luar biasa ini sampai tamat. Lalu, cobalah praktekkan sendiri. Dijamin, Anda akan dapat menyelami mengapa orang kaya makin kaya dan orang miskin makin miskin.

Harga: Rp. 40.000,- di luar ongkos kirim.

Persediaan terbatas.

beli

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s