GARA-GARA ALAT VITAL DAN KANCING GIGI —Bunga Rampai Bahasa

Judul: Gara-Gara Alat Vital dan Kancing Gigi — Bunga Rampai Bahasa, 187 halaman.

Penulis: Gustaaf Kusno.

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2013.

Review: Butuh bacaan segar yang mencerdaskan di kala senggang? Nah, buku ini salah satunya.

Isinya nendang: mengajak Anda plesir atawa berwisata, dalam hal ini terkait ragam penggunaan Bahasa Indonesia yang makin hari makin menantang.

Oh ya, yang seperti apa?

Kepoin, yuk!

Eh, tapi omong-omong “kepo” itu apa sih artinya dan dari mana asal-usulnya?

Kata penulis, kepo adalah bahasa alay yang sedang ngetren. Artinya, “… hobi” mencampuri urusan pribadi orang lain, baik dengan cara menggunjingkan di belakang maupun bertanya langsung tanpa risi kepada yang bersangkutan.”

Hehee…ternyata maknanya cenderung negatif, ya.

“Kata ‘kepo’ bermakna persis sama dengan kata ‘nosy’ dalam Bahasa Inggris atau ‘nieuwsgierig’ dalam Bahasa Belanda. Konon, kata ‘kepo’ berasal dari Bahasa Mandarin dan telah lama dipakai oleh komunitas Chinese Melayu. Secara sarkasme, kata ini diartikan sebagai akronim dari ‘knowing every particular object’ (blusukan sampai hal yang sekecil-kecilnya).”

Gimana, jempolan kan karya satu ini?

Itu baru perkara “kepo”.

Ada lagi urusan salah kaprah dalam berbahasa yang biasa disebut “Kelirumologi”. Yang seperti apa?

Misalnya ini: istilah “yang berwajib”

Mengapa ini selalu diidentikkan dengan polisi?

“Bukankah  ‘yang berwajib’ dapat diterapkan pada siapa pun yang memiliki kewajiban sesuai profesinya masing-masing?”

Lantas, ada juga istilah “salah satu”, yang dalam Bahasa Inggris berari “one of”.

“Kita boleh saja menggugat kenapa ada kata ‘salah’ di sini? Toh tak ada sedikit pun kaitannya dengan perbuatan salah atau menyimpang. Kalau ‘one of the men’ boleh disadur sebagai ‘salah satu dari para lelaki itu’, seharusnya frasa ‘two of the men’ boleh dikatakan sebagai ‘salah dua dari para lelaki itu’. Tapi faktanya, ‘salah dua’ tak dikenal dalam bahasa kita.”

Jadi bagaimana?

Anda nikmati sendiri saja semuanya sampai tetes darah terakhir. Eh, maksudnya, sampai halaman penghabisan. Asli maknyus!

Harga: Rp. 30.000,- di luar ongkos kirim.

Persediaan terbatas.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s