MEIN KAMPF — Edisi Lengkap, Volume I & II

Judul: “Mein Kampf” — Edisi Lengkap, Volume I & II, (terjemahan dari buku asli dengan judul yang sama, 744 halaman).

Penulis: Adolf Hitler, diperkenalkan pertama kali  di Jerman, Juli 1925.

Penerbit: Narasi, Jogjakarta, 2015.

Review: Siapa yang belum pernah tahu judul buku kontroversial yang legendaris ini?

Atau kalau Anda paling sedikit pernah mendengarnya, masih ingatkah apa tema besar yang disodorkan oleh Hitler — sang Fuhrer — di sini?

“Mein Kampf”, yang dalam bahasa Indonesia berarti Perjuanganku, merupakan buku manual kaum Nazi pimpinan Adolf Hitler. Di dalamnya termuat visi misi serta rencana besar berikut skenario sang pemimpin dalam rangka menaklukkan bangsa-bangsa di dunia.

Mengapa penguasaan atau penaklukan tersebut penting bagi Hitler dan Nazi pengikutnya?

Tentu saja, jawabnya karena Hitler berpandangan bahwa orang-orang Jerman adalah ras paling unggul di dunia. Yup, itulah ras Arya.

Mengacu pada dasar pemikiran yang penuh kecongkakan itu, Hitler beserta kaumnya menganggap bahwa perang serta segenap aksi teror berdarah adalah sah dan bisa diterima.

“Gerakan ini harus mendidik para pengikutnya bahwa pertarungan tidak dapat dianggap kejam namun kekejaman yang terjadi adalah sesuatu yang diharapkan.”

Bagaimana pun, itu semua dilakukan demi menggaungkan bahwa ras Arya harus berdiri paling depan sekaligus memegang kendali dunia.

Lebih jauh, kepongahan yang dikondisikan hingga mendarah daging tersebut di antaranya membidik Yahudi sebagai kaum yang harus dilenyapkan dari muka bumi. Dan seperti telah diketahui khalayak, dalil itu memakan banyak korban.

Dalam kurun 1937 hingga menjelang 1945, enam juta warga Eropa keturunan Yahudi tewas dalam apa yang disebut sebagai peristiwa “Holocaust”. Itulah genosida, aksi pembantaian berikut pembunuhan massal, yang nyerinya masih terasa hingga kini…

“Para pengikut gerakan ini dan bahkan seluruh bangsa harus diingatkan lagi… dan lagi bahwa melalui surat kabarlah bangsa Yahudi menyebarkan kebohongan. Dan apabila mereka mengatakan kebenaran pada suatu waktu, hal tersebut hanyalah untuk menutupi kebohongan yang lebih besar.”

Toh, pada akhirnya kegilaan tak mungkin berlanjut. Seiring kehancuran Nazi pada tahun 1945, karya fenomenal yang telah beredar hingga lima juta salinan itu dinyatakan sebagai buku terlarang.

Meski demikian, setelah beberapa dekade menjadi kitab yang diberangus, sekian waktu terakhir pemerintah Jerman mendukung penerbitan kembali buku ini. Bukan dalam versi apa adanya seperti yang dituliskan Hitler melainkan ditambahi sejumlah catatan kritis.

Buat apa?

Maksudnya, agar dunia paham bahwa apa yang dilakukan Adolf Hitler adalah kesalahan besar yang tak termaafkan. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari rangkaian kejadian sejak karya itu muncul pertama kali hingga tumbuh sebagai ideologi yang keblinger dan ujungnya memicu ceceran darah di benua Eropa selama masa Perang Dunia II.

Baca buku ini dan Anda akan sangat bersyukur tak hidup di era Nazi dan bukan jadi saksi kekejaman “Holocaust”!

Harga: Rp. 150.000,- di luar ongkos kirim.

Persediaan terbatas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tulis komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s