TAK MUNGKIN MEMBUAT SEMUA ORANG SENANG

Ringkasan buku karya Jeong Moon Jeong (2019)

Ide Utama

Jangan bermimpi untuk membuat semua orang senang karena itu memang tak mungkin. Akan selalu ada orang yang menurut kita usil, yang perhatiannya cuma mencari kekurangan sesama. Ada yang bikin sakit hati, bikin malu, dan bahkan membuat orang lain merasa terpuruk lahir batin. Intinya, tipe orang toksik yang menyebalkan plus menyengsarakan sesama memang eksis!

Ringkasan Inti

Pahamilah bahwa setiap orang bergelut dengan urusannya sendiri. Banyak yang dikelilingi suka, sebagian sedang dirundung duka dan lainnya biasa-biasa saja.

Adalah hal yang wajar bahwa saat kita sedang tak enak hati, apa yang dimaksudkan orang lain sebagai candaan malah masuk ke hati dan bikin baper. Sebaliknya, ketika kita niatnya melempar joke justru lawan bicara menganggap itu serius. Yah, segalanya memang relatif dan tergantung subyek dan obyeknya.

Penulis buku ini menyarankan ada baiknya kita menerapkan sikap jangan terlalu memusingkan pendapat orang lain karena setiap individu  berhak punya sudut pandang sendiri. Ini bukan berarti Anda keras kepala. Yang pasti, kendalikan pikiran dan lepaskan apa yang tak mungkin Anda kendalikan. Tambahan lagi, Anda harus dapat menyaring mana feedback yang memberdayakan dan mana masukan yang cenderung melemahkan.

Senyumilah saja mereka yang bersikap kelewat batas tanpa Anda harus repot memberikan respon, begitu menurut Jeong. Setidaknya Anda bisa bergumam, “Apa yang nampak di luar begitulah ia sejatinya di dalam.” Lagi pula, adakah yang lebih menyedihkan dari orang nyinyir yang tak sadar bahwa ia racun bagi sekelilingnya lantaran batinnya begitu keruh? So, santai saja…

Di sisi lain, Anda sebaiknya mencoba menebalkan kuping alias jangan gampang tersinggung dan anti-kritik. Hari gini, apalagi di tengah gempuran media sosial yang kerap membuat ujung jempol seseorang menjadi beringas, kita memang mesti membiasakan diri untuk tegas bin lugas namun tetap berkelas. Gak suka ya udah, tinggalkan. Move on!

Meski begitu, cobalah untuk tidak terburu-buru menilai orang karena ada banyak alasan mengapa seseorang bersikap tak mengenakkan pada suatu momen. Mungkin itu hanya saat ini, jam ini, hari ini. Di lain kesempatan, di lain waktu dan di lain hari, bisa jadi sikapnya berubah 180 derajat!

Kutipan Kunci

”Kita harus mengecilkan suara-suara di sekeliling kita supaya bisa mendengarkan suara-suara yang penting. Kadang kita harus mendiamkan orang-orang yang ingin ikut campur. Jika tidak begitu, suara kita akan tenggelam dan pendapat kita tidak akan didengar.” — Jeong Moon Jeong

“Butuh waktu dan usaha untuk mengembangkan kemampuan mengekspresikan diri.”

“Yang terpenting adalah apa yang kupikirkan tentang diriku sendiri, bukan apa yang dipikirkan dunia tentang diriku.”

Beli langsung buku ini (edisi cetak) di Bukalapak.

  • Suka dengan ringkasan singkat ini dan merasa ada manfaatnya? Yuk tunjukkan dukungan Anda untuk Pustaka Buku Bekas dalam bentuk donasi.
  • Anda dapat berkontribusi mulai dari lima ribu, tiga ribu, dua ribu rupiah saja. Klik gambar di bawah ini dan yakinlah asupan mental sama pentingnya dengan belanja online. Setuju, kan?
  • Ingin ringkasan yang lebih detil lagi dari buku ini? Silakan lengkapi dan kirimkan formulir di bawah ini sambil berkontribusi mulai dari dua puluh ribu, lima belas ribu, sepuluh ribu rupiah saja per judul. Kami akan menginfokan rekening transfer untuk selanjutnya mengirimkan ringkasan buku langsung ke inbox Anda maksimal lima hari kerja setelah dana terkonfirmasi.

Tulis komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s