THE POWER OF NOW — Pedoman Menuju Pencerahan Spiritual

Ringkasan buku karya Eckhart Tolle (1997)

Ide Utama

Buku ini beranjak dari pengalaman pribadi penulisnya yang menderita kecemasan  di masa muda hingga pernah depresi dan ingin bunuh diri. Ia berhasil keluar dari lingkaran gelap itu berkat apa yang bertahun-tahun kemudian disebutnya sebagai pencerahan spiritual, transformasi batin, yang dimulai dari pemahaman bahwa “Saya bukanlah pikiran saya”.

Ringkasan Inti

Memahami dan mempertahankan Kesadaran Murni, itulah ide besar karya laris ini. “Saya bukanlah pikiran saya”, yang paralel dengan “Anda bukanlah pikiran Anda”.  Inilah asal mula kedamaian dalam diri menurut Tolle.

Pencerahan batin

Saya atau Anda adalah kesadaran. Saya bukanlah si A, si B, atau si C. Anda pun bukan. Saya bukanlah status saya, pekerjaan saya, hobi saya, pendapat saya, dan seterusnya. Demikian juga Anda.

Kita masing-masing adalah kesadaran, tepatnya Kesadaran Murni, yang hidup dari satu momen ke momen lain, mengalir dari satu keadaan ke keadaan yang lain. Semua netral, apa adanya. Inilah awal mula pencerahan atau transformasi batin.

Stres hingga depresi akan muncul ketika kita ingin mempertahankan satu momen atau keadaan yang menyenangkan. Atau apa pun yang sifatnya sesuai harapan kita. Semakin seseorang enggan berdamai dengan situasi dan menunjukkan resistensi, atau bahasa gampangnya gagal move on, di situlah ego menancapkan kukunya. Tambahan lagi, pikiran kita terus menerus mengembara; tentang urusan X,Y,Z; tentang perkara yang sudah lalu; atau tentang kemungkinan masa depan. Riuh rendah ego serta tumpukan pikiran itu sejatinya bukanlah saya, bukanlah Anda.

Bagaimana pencerahan batin membebaskan seseorang dari hidup yang penuh tekanan? Tolle membahasnya dengan sangat detil dan filosofis. Intinya, sejauh yang bisa diringkas, adalah demikian: resapilah bahwa yang kita miliki  hanyalah Saat Ini. Yang lalu sudah lewat sementara yang di depan belum pasti. Segala derita dan perasaan negatif pasti terletak dalam kerangka waktu — entah itu terkait masa lalu atau masa depan.

Memiliki Saat Ini berarti membebaskan diri dari rasa menyesal akibat momen masa lalu yang tidak menyenangkan sekaligus melepaskan keinginan untuk mempertahankan situasi yang menyenangkan dulu. It’s done! Ini juga bermakna menolak khawatir akan momen masa depan yang belum pasti. Tak perlu menghakimi apa yang sudah lewat namun tak usah pula merasa kuatir atau terancam akan segala kemungkinan di depan.

Konsentrasi, fokus

Tidak mudah memang untuk menghargai momen Saat Ini. Di Sini. Diperlukan latihan terus menerus untuk membangun kesadaran yang membebaskan ini. Tapi, kita disarankan untuk memulainya dengan fokus, menyadari apa momen yang sedang kita hadapi.

Seperti sekarang misalnya, Anda sedang membaca tulisan ini. Atau sedang bernafas. Pada saat yang sama, benak Anda saat ini mungkin sedang berpikir banyak hal. Sebentar tentang drama Korea terbaru, lalu lompat ke konten kanal YouTube yang jadi trending topic sebelum bergeser lagi, mungkin ke situasi pandemi  yang semakin mencekam di tanah air. Amati saja semua yang muncul karena Anda bukanlah pikiran-pikiran tersebut. Anda adalah kesadaran yang tengah mengamati semua yang mengalir dari benak Anda.

Benar, kata kunci karya ini adalah konsentrasi. Setiap orang harus belajar untuk berkonsentrasi dari waktu ke waktu, dari satu momen ke momen lain apa adanya tanpa membuat penilaian. Inilah salah satu dari sekian banyak cara yang menurut Tolle akan mencerahkan batin seseorang. Memahami sepenuhnya ada Saya, yang adalah bukan pikiran Saya. Ada Anda, yang adalah bukan pikiran Anda.

Well, seperti berputar-putar namun sebenarnya tidak sama sekali. Karya ini memang lebih baik Anda nikmati sendiri agar kedalamannya dapat direguk sesuai persepsi masing-masing.

Kutipan Penting

“Momen saat ini adalah satu-satunya yang Anda miliki. Hadirlah seutuhnya di sini.”

“Jika kondisi saat ini di sini tak seperti harapan, Anda punya tiga alternatif: tinggalkan, ubah atau terima apa adanya.”

“Apa pun situasi yang tengah Anda hadapi, terimalah seolah-olah memang itulah pilihan Anda.”

“Stres lebih disebabkan karena Anda berada di sini tapi ingin berada di sana.”

Beli edisi cetak buku ini di Gramedia.

Beli edisi cetak buku ini di Bukalapak.

Beli edisi cetak buku ini di blibli.

  • Suka dengan ringkasan singkat ini dan merasa ada manfaatnya? Yuk tunjukkan dukungan Anda untuk Pustaka Buku Bekas dalam bentuk donasi.
  • Anda dapat berkontribusi mulai dari lima ribu, tiga ribu, dua ribu rupiah saja. Klik gambar di bawah ini dan yakinlah asupan mental sama pentingnya dengan belanja online. Setuju, kan?
  • Ingin ringkasan yang lebih detil lagi dari buku ini? Silakan lengkapi dan kirimkan formulir di bawah ini sambil berkontribusi mulai dari dua puluh ribu, lima belas ribu, sepuluh ribu rupiah saja per judul. Kami akan menginfokan rekening transfer untuk selanjutnya mengirimkan ringkasan buku langsung ke inbox Anda maksimal lima hari kerja setelah dana terkonfirmasi.

Tulis komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s