EVERY MAN A KING — Setiap Orang Adalah Raja

Ringkasan buku karya Orison Swett Marden, Penerbit Desa Pustaka Indonesia, Temanggung, Jawa Tengah, 2019.

Ide Utama

Ini buku klasik yang brilian soal pengembangan diri. Betapa tidak, karya yang pertama kali terbit di Negeri Paman Sam pada 1906 ini memuat gagasan mendasar bahwa setiap orang harus mengenal dirinya sendiri sebelum meraih kesuksesan.

Mengapa demikian? Jawabnya karena “kesempatan emas yang Anda cari ada di dalam diri sendiri. Bukan di lingkungan, bukan karena keberuntungan atau pun karena bantuan pihak lain…”

Ringkasan Inti

Untuk mengenal diri sendiri, demikian Marden, berusahalah mengendalikan pikiran Anda. Pahami dan yakinilah bahwa pikiran buruk  mendatangkan bahaya dan, sebaliknya, pikiran baik menghadirkan pengalaman yang menguntungkan.

Pikiran dan Tubuh

Dalam lingkup kesehatan jasmani misalnya, sudah lama dimengerti bahwa pikiran tertentu menghasilkan senyawa kimia spesifik di dalam tubuh. Tak perlu dijabarkan, beragam eksperimen para ahli membuktikan kebenaran pandangan ini. 

Winston Churchill pernah menyebut demikian, “Jalan terpasti menuju kesehatan adalah jangan pernah mempercayai anggapan bahwa kita pasti sakit seperti apa yang mereka katakan. Mereka ini adalah orang yang tidak terlalu kita kenal mulai dari dokter dan imajinasi pun mengalir.”

Pikiran dan Kehidupan

Bergeser ke skala yang lebih luas, menjadi penguasa atas pikiran sendiri adalah resep pasti untuk menarik banyak hal positif dalam kehidupan. Jangan biarkan rasa kuatir, gelisah, kemarahan, dan melankoli menjajah pikiran. Sebagai gantinya, semailah kesadaran bahwa kita menyatu dengan Pikiran Agung, bahwa setiap individu adalah refleksi dari keagungan tersebut.

Ketika seseorang menyadari bahwa dirinya Ilahi, ketika ia melihat dirinya adalah bagian dari Prinsip Abadi, maka tak ada apa pun yang bisa mengguncang keseimbangan fisik dan mentalnya. Ia raja dalam hidupnya. Tidak bisa tidak.

Lebih jauh, penulis menyatakan bahwa tidak ada pengetahuan apa pun di dunia ini yang akan menguntungkan Anda bila pikiran Anda sendiri menolaknya. Pencapaian atau prestasi tidak akan melebihi jangkauan pikiran karena segalanya bermula dari situ. Di sinilah peranan afirmasi dan kekuatan kehendak dimulai. Ia yang berpikir bisa maka dia bisa!

Ketika seseorang berada di tempat yang sulit dan berkata “Aku harus”, “Aku bisa”, “Aku menang”, ia tidak hanya memperkuat keberanian dan keyakinannya, tetapi juga memperlemah segala kualitas yang berlawanan. Apa pun yang memperkuat kehendak positif akan memperlemah kehendak negatif.

Huff! Terasa berat mencerna rentetan ide di atas dan butuh perenungan mendalam?

Take your time.

Tapi kembali lagi, semua tergantung pikiran Anda. Menerima sudut pandang literasi ini atau menolaknya, terserah saja.

Kutipan Penting

“Jika ingin menjadi sesuatu yang berarti di dunia ini, jangan pernah sesaat pun mengizinkan ide bahwa Anda tidak beruntung, bahwa Anda kurang beruntung. Tolaklah ini dengan semua kekuatan…”

“Semua yang Anda impikan, semua yang Anda cari, akan berada dalam jangkauan jika Anda memiliki kekuatan untuk mengafirmasi dengan cukup kuat, jika Anda bisa memfokuskan kemampuan dengan intensitas yang cukup pada satu tujuan. Berkonsentrasi pada sesuatu yang Anda inginkan akan membawa itu pada Anda, apakah itu kekayaan, uang, atau posisi. Secara terus menerus afirmasi apa yang Anda inginkan, simpan keinginan ini dalam pikiran secara gigih … dan ketika pikiran sudah cukup positif dan kreatif, hal yang Anda inginkan akan datang….”

“Tidak jadi masalah betapa menyenangkan atau betapa besar perhatian seseorang kepada kita, jika ia memendam pikiran antagonistis, pikiran jahat; jika ia membawa dendam, ia ia bukanlah apa yang ia pura-purakan, insting kita akan menembus kepura-puraan itu dan membongkar jati dirinya yang nyata, dan sementara ia berpikir ia menipu kita, kita secara naluriah akan merasakan seperti apa ia sebenarnya.”

“Karena kita hanya bisa mengkomunikasikan kualitas pikiran kita saat ini, betapa pentingnya kita mengendalikan pikiran-pikiran tersebut, dan menjadikannya bersih, murni dan benar, bukannya pikiran yang merusak dan penuh keraguan.”

  • Suka dengan ringkasan singkat ini dan merasa ada manfaatnya? Yuk tunjukkan dukungan Anda untuk Pustaka Buku Bekas dalam bentuk donasi.
  • Anda dapat berkontribusi mulai dari lima ribu, tiga ribu, dua ribu rupiah saja. Klik gambar di bawah ini dan yakinlah asupan mental sama pentingnya dengan belanja online. Setuju, kan?

Beli edisi cetak buku ini di Bukalapak.

Tulis komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s