Category: Referensi

DO MORE GREAT WORK

Do More Great WorkJudul: Do More Great Work (edisi terjemahan dari buku asli dengan judul yang sama), 245 halaman.

Penulis: Michael Bungay Stanier.

Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta, 2011.

Review: Ini dua pertanyaan menggelitik untuk direnungkan:

– Apakah kesibukan seseorang identik dengan kesuksesan yang bakal ia raih?

– Apakah terjebak dalam rutinitas kerja sama dengan tenggelam dalam kesibukan?

Hmm… bagaimana bila ternyata kesibukan yang Anda geluti saban hari ternyata hanya sekadar sok sibuk?

Ups, sorry!

(more…)

HATI-HATI BERASURANSI

Judul: Hati-Hati Berasuransi, 173 halaman.

Penulis: Andreas Freddy Pieloor.

Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta, 2017.

Review: Tak dapat diingkari bahwa sebagian masyarakat kita cenderung  antipati terhadap asuransi.  Pun, tak dapat dihindari ada kesan bahwa asuransi itu gampang masuknya tapi susah keluarnya! Huff…

Padahal, esensi asuransi adalah membeli perlindungan sebagai antisipasi atas risiko yang mungkin timbul. Betapa sia-sianya bila perlindungan yang dipilih tak bisa diklaim padahal uang sudah keluar dalam bentuk pembayaran premi.

Nah, buku ini hadir memberikan semua yang dibutuhkan oleh nasabah/calon nasabah asuransi sebelum mereka sampai pada keputusan mengambil sebuah produk perlindungan. Teliti sebelum membeli selalu lebih baik ketimbang ujung-ujungnya gigit jari. Ya, kan?

(more…)

THE SCIENCE & MIRACLE OF ZONA IKHLAS: Aplikasi Teknologi Kekuatan Hati

Zona Ikhlas

Judul: The Science & Miracle of Zona Ikhlas: Aplikasi Teknologi Kekuatan Hati, 412 halaman.

Penulis: Erbe Sentanu.

Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta, 2007.

Review: Kalau Anda berniat melakukan revolusi mental pribadi dan bertekad jadi individu yang lebih berkualitas. Nah, ada metode jitu untuk itu. Caranya, demikian Erbe Sentanu, adalah dengan masuk ke dalam Zona Ikhlas.

Ikhlas kok pake zona segala?

Nyatanya demikian. Oke, biar jelas, cermati yang berikut:

(more…)

KISAH-KISAH TERBAIK ALQURAN

Kisah-kisah Terbaik Alquran

Judul: Kisah-Kisah Terbaik Alquran (edisi terjemahan dari buku asli berjudul “The Best Qoranic Stories”), 152 halaman.

Penulis: Kamal al-Sayyid.

Penerbit: Qorina, Bogor, 2002.

Review: Membaca ulang cerita-cerita klasik seputar Nabi dan Rasul?

Hari gini?

Yup, why not!

Itung-itung menyegarkan ingatan, terutama bagi Anda yang Muslim. Tak ada salahnya, kan? Justru ini  positif dan bikin hati adem.
(more…)

WHO MOVED MY CHEESE? — Cara Cerdas Menyiasati Perubahan dalam Hidup dan Pekerjaan

Judul: “Who Moved My Cheese?” — Cara Cerdas Menyiasati Perubahan dalam Kehidupan dan Pekerjaan (edisi terjemahan dari buku asli dengan judul yang sama), 105 halaman.

Penulis: Spencer Johnson, M.D.

Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta, 2003.

Review: Di dalam diri setiap orang terdapat empat karakter unik, demikian menurut karya laris ini. Dua di antaranya seperti tikus bernama Sniff dan Scurry dan dua lainnya mirip kurcaci — Hem dan Hwa.

Dalam kaitan itu, yang namanya perubahan adalah keniscayaan yang tak terelakkan dalam hidup. Nah, ketika harus menghadapinya, masing-masing individu punya kecenderungan, yang secara imajiner digambarkan seperti:

(more…)

MEKAR KARENA MEMAR

Judul: Mekar Karena Memar, 151 halaman.

Penulis: Alex L. Tobing.

Penerbit: Balai Pustaka, Jakarta, 1992.

Review:  Mengambil latar Jakarta era ’70 hingga ’80-an, novel ini berkisah tentang Herman, mahasiswa fakultas kedokteran yang begitu bersemangat ingin menjadi ahli bedah. Kesibukan di kampus membawanya berkenalan dengan Lita, mahasiswi yang merangkap asisten dosen.

Seiring berjalannya waktu, keduanya kerap bertemu di ruang bedah untuk mata kuliah praktikum. Berkat bantuan Lita yang bernama asli May Kim Lian, Herman menjadi lebih mudah memahami ilmu urai tubuh yang njelimet. Setelah akrab dan terbuka satu sama lain, sang pemuda jatuh hati pada si dara.

Malang tak dapat ditolak, suatu hari Lita mengalami kecelakaan. Nyawanya tak dapat diselamatkan. Herman sangat berduka. Pupus sudah harapannya untuk melangkah lebih jauh bersama sang asisten dosen.

Apakah Herman gagal “move on” akibat kejadian memilukan itu?

(more…)