Tag: beli buku bekas online

STASIUN KERETA SUATU SENJA — Kumpulan Sajak

Stasiun Kereta

Judul: Stasiun Kereta Suatu Senja — Kumpulan Sajak, 88 halaman.

Penulis: Wilson Nadeak.

Penerbit: Yayasan Pustaka Wina, 1994.

Review: Suka sajak untuk dijadikan bahan renungan?

Langsung saja, buku ini salah satunya. Penyairnya jempolan dan sudah makan asam garam sastra Indonesia.

Mari icip-icip salah satu karyanya berikut ini:

(more…)

WASRIPIN & SATINAH

Judul: Wasripin & Satinah, 250 halaman.

Penulis: Kuntowijoyo

Penerbit: Kompas, Jakarta, Cetakan Kedua 2013.

Review: Ini novel tentang lika liku hidup dua jelata. Satu laki-laki dan yang lainnya perempuan. Nasib membawa keduanya ibarat naik roller coaster dari waktu ke waktu, kadang di atas kadang di bawah; kadang dicaci maki, kadang dipuja puji.

Tak seperti pada umumnya cerita panjang yang sedari awal berkutat pada karakter para tokohnya, karya ini justru memiliki kekuatan pada rangkaian peristiwa yang mengalir tanpa bisa ditebak.

(more…)

THREE FEET FROM GOLD: Ubahlah Penghalang Anda Jadi Peluang Sukses!

Three Feet from Gold

Judul: “Three Feet from Gold”: Ubahlah Penghalang Anda Jadi Peluang Sukses! (edisi terjemahan dari buku asli dengan judul sama), 215 halaman.

Penulis: Sharon L. Lechter & Greig S. Reid bersama dengan The Napoleon Hill Foundation.

Penerbit: Gramedia, Jakarta, 2009.

Review: “Jangan menyerah, kau hanya tinggal tiga kaki dari emas!”, demikian pesan utama buku yang disusun berdasarkan karya legendaris Napoleon Hill yang berjudul “Think and Grow Rich” ini.

Betul. Apa pun yang tengah Anda perjuangkan — entah itu bisnis, pekerjaan, pendidikan atau roman sekalipun, benang merahnya sama: saat Anda berkomitmen untuk itu, sukses adalah keniscayaan.

(more…)

DO MORE GREAT WORK

Do More Great WorkJudul: Do More Great Work (edisi terjemahan dari buku asli dengan judul yang sama), 245 halaman.

Penulis: Michael Bungay Stanier.

Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta, 2011.

Review: Ini dua pertanyaan menggelitik untuk direnungkan:

– Apakah kesibukan seseorang identik dengan kesuksesan yang bakal ia raih?

– Apakah terjebak dalam rutinitas kerja sama dengan tenggelam dalam kesibukan?

Hmm… bagaimana bila ternyata kesibukan yang Anda geluti saban hari ternyata hanya sekadar sok sibuk?

Ups, sorry!

(more…)

PRESIDEN GUYONAN

Presiden Guyonan

Judul: Presiden Guyonan, 240 halaman.

Penulis: Butet Kartaredjasa.

Penerbit: Noura Books, Jakarta 2013.

Review: Melucu itu perkara serius dan tak main-main. Setingkat di atas itu, yang lebih susah lagi adalah menulis lucu. Mbaca-nya sih dua tiga menit kelar, tapi meramunya, hmm… jangan tanya!

Dan ndilalah, di tangan seorang Butet yang wong Jogja itu, hidup adalah sumber lelucon. Ups, setidaknya ia berhasil mengolahnya jadi bahan untuk ditertawai.

Ngguyu… alias tertawa, inilah perkara tunggal yang diarahkan demi menghasilkan gol di buku ini: bentuknya bisa tertawa lepas, tertawa malu, tertawa sinis atau malah yang jaim, ogah ketawa! Huff…
(more…)

HATI-HATI BERASURANSI

Judul: Hati-Hati Berasuransi, 173 halaman.

Penulis: Andreas Freddy Pieloor.

Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta, 2017.

Review: Tak dapat diingkari bahwa sebagian masyarakat kita cenderung  antipati terhadap asuransi.  Pun, tak dapat dihindari ada kesan bahwa asuransi itu gampang masuknya tapi susah keluarnya! Huff…

Padahal, esensi asuransi adalah membeli perlindungan sebagai antisipasi atas risiko yang mungkin timbul. Betapa sia-sianya bila perlindungan yang dipilih tak bisa diklaim padahal uang sudah keluar dalam bentuk pembayaran premi.

Nah, buku ini hadir memberikan semua yang dibutuhkan oleh nasabah/calon nasabah asuransi sebelum mereka sampai pada keputusan mengambil sebuah produk perlindungan. Teliti sebelum membeli selalu lebih baik ketimbang ujung-ujungnya gigit jari. Ya, kan?

(more…)

PANGGIL AKU: PENG HWA — 20 Cerita Pendek

Peng HwaJudul: Panggil Aku: Peng Hwa — 20 Cerita Pendek, 252 halaman.

Penulis: Veven SP. Wardhana.

Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta, Juni 2013.

Review: “Sejarah telah menyeretku menjadi bunglon: cepat berganti nama begitu berpindah tempat hinggap. Ada saatnya kukenalkan diriku sebagai Peng Hwa, ada masanya kusebutkan namaku sebagai Effendi Wardhana, sebuah nama seperti tertulis di KTP…

… Lalu, aku pun menjadi terbiasa dengan nama Effendi Wardhana, sementara kalau ada yang memanggilku Peng Hwa, kupingku jadi gatal…”

Nah, apa kisah di balik kedua nama tersebut?

(more…)