Tag: beli buku bekas

THE INDONESIAN EXPERIENCE — Essays in Macroeconomic Policy

Judul: “The Indonesian Experience — Essays in Macroeconomic Policy”, 594 halaman.

Penulis: Dr. Miranda S. Goeltom.

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2007.

Review: Anda yang membutuhkan referensi superkomplit terkait makroekonomi Indonesia, tak salah lagi: buku tebal ini harus dikoleksi.

Mengapa demikian?

Jawabnya karena sang penulis memang pakar handal makroekonomi, khususnya moneter. Pun, jam terbangnya selaku deputi gubernur senior Bank Indonesia sekian tahun silam membuktikan kompetensinya itu.

(more…)

ENTROK

Judul: Entrok, 284 halaman.

Penulis: Okky Madasari.

Penerbit: Gramedia, Jakarta, 2010.

Review: Adalah Marni, perempuan Jawa buta huruf yang memuja leluhur. Melalui sesajen dia menemukan dewa-dewanya, memanjatkan harapannya. Tak pernah ia mengenal Tuhan yang datang dari negeri nun jauh di sana.

Rahayu, anak Marni. Generasi baru yang dibentuk oleh sekolah dan berbagai kemudahan hidup. Pun pemeluk agama Tuhan yang taat. Penjunjung tinggi akal sehat.

Anak beranak itu sungguh ibarat bumi dan langit.

(more…)

ESQ, “EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT”, Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual

Judul: ESQ, “Emotional Spiritual Quotient”, Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual, 305 halaman.

Penulis: Ary Ginanjar Agustian.

Penerbit: Arga, Jakarta, 2001.

Review: Sudah lama diketahui bahwa untuk sukses dibutuhkan kecerdasan intelijensi/IQ dan kecerdasan emosi/EQ. Meski demikian, seiring perkembangan zaman, belakangan diyakini bahwa kombinasi IQ dan EQ saja bukanlah jaminan pasti meraih keseimbangan dalam hidup.

Atas dasar itu muncullah pemahaman akan pentingnya kecerdasan emosi dan spiritual/ESQ, di mana penulis buku ini adalah salah satu pelopornya di Indonesia.

Mengapa ESQ harus diperhitungkan kehadirannya?

(more…)

MARKETING REVOLUTION, Cara Dahsyat Meningkatkan Pemasaran Hingga 2.000% dalam Waktu 6 Bulan

Judul: “Marketing Revolution”, Cara Dahsyat Meningkatkan Pemasaran Hingga 2.000% dalam Waktu 6 Bulan, 295 halaman.

Penulis: Tung Desem Waringin.

Penerbit: Kompas, Gramedia, Jakarta, 2011.

Review: Jangan tanya, rasanya semua orang di negeri  ini tahu siapa Tung Desem Waringin!

Yup, dialah motivator dan pembicara publik, yang beragam pelatihan besutannya penuh sesak dibanjiri peminat.

Nah, di buku best-seller ini, Pak Tung— demikian ia biasa disapa, mengangkat tema seputar marketing dalam kerangka mendongkrak sekaligus meroketkan penjualan produk atau jasa dari sebuah bisnis.

Apa untungnya mengejar penjualan hingga sekian bahkan berpuluh-puluh atau beratus-ratus kali lipat?

(more…)

SEHARI BERSAMA NABI: Mengulik Kebiasaan Sehari-hari Rasulullah secara Medis

Sehari Bersama Nabi

Judul: Sehari Bersama Nabi: Mengulik Kebiasaan Sehari-hari Rasulullah secara Medis, 332 halaman.

Penulis: Wakit Prabowo

Penerbit: Kata Hati, Jogjakarta, 2013

Review: Teladan yang sempurna bagi seorang Muslim ada pada diri Rasulullah, Nabi Muhammad SAW. Bahkan dalam hal kesehatan pun, banyak hal yang bisa dicontoh dari beliau.

Buku ini mengajak pembaca untuk menerapkan pola hidup sehat secara Islami seperti ditunjukkan oleh Nabi akhir zaman tersebut, yang ternyata memang teruji keampuhannya secara medis.

Meski mungkin ada yang berpendapat lain, penulis buku ini menyebutkan bahwa sepanjang hayatnya Nabi hanya sakit dua kali saja: pertama, setelah menerima wahyu perdana dan kedua, menjelang akhir hayatnya.
(more…)

WIDYAWATI

Judul: Widyawati, 230 halaman.

Penulis: Arti Purbani.

Penerbit: Balai Pustaka, Cetakan Ketujuh, 2001.

Review: Penasaran dengan kumpulan cerita pendek jadul karya penulis lokal?

Mau tahu serba-serbi kisah roman berlatar Jawa klasik era ’40-an?

Kalau ya, buku ini sebaiknya jangan dilewatkan!

Terlebih lagi, penulisnya dengan intens menjadikan perempuan sebagai tokoh utama dalam setiap cerita. Nuansa eksotis  terasa mulai dari halaman pertama!

(more…)

GERPOLEK— Gerilya-Politik-Ekonomi

Judul: Gerpolek— Gerilya-Politik-Ekonomi, 139 halaman.

Penulis: Tan Malaka, terbit pertama kali Mei, 1948.

Penerbit: Narasi, Jogjakarta, 2018.

Review: Sering dikatakan bahwa orang yang meringkuk di penjara mentalnya menjadi lebih kuat. Badan memang terkurung, namun siapa yang dapat membelenggu jiwa?

Nah, itu terbukti dalam karya besar Tan Malaka ini, yang ditulisnya tanpa dukungan kepustakaan apa pun saat ia mendekam di hotel prodeo Madiun sekitar tahun 1947-1948.

Membangun politik dan ekonomi yang merdeka, itulah tema dasar pustaka ini.

Benar, Tuan Malaka ingin Indonesia berdaulat sepenuhnya. Kata merdeka dimaknainya sebagai kebebasan penuh sebuah bangsa tanpa gerusan campur tangan asing mana pun serta lepas dari kepentingan pribadi siapa pun!

(more…)