Tag: cerita pendek

PRIA YANG SALAH MENGIRA ISTRINYA SEBAGAI TOPI

Judul: Pria yang Salah Mengira Istrinya sebagai Topi (edisi terjemahan dari buku asli berjudul “The Man Who Mistook His Wife for a Hat”, 345 halaman).

Penulis: Oliver Sacks, terbit pertama kali di Inggris dan Amerika Serikat, 1985.

Penerbit: PT Indeks, Jakarta, 2013.

Review: Ketika seorang ahli saraf kebetulan piawai menulis cerita pendek, buku inilah hasilnya. Tak tanggung tanggung, ada 24 kisah berjajar, yang semua diilhami dari pengalaman Dokter Sacks melayani pasien-pasiennya.

Kisah utama yang menjadi judul karya ini adalah tentang Dr. P., seorang musisi sekaligus guru sekolah musik yang tak dapat mengenali wajah orang lain!

(more…)

dodolit dodolit dodolibret — CERPEN PILIHAN KOMPAS 2010

Judul: dodolit dodolit dodolibret — Cerpen Pilihan Kompas 2010, 210 halaman.

Editor: Putu Fajar Arcana.

Penerbit: Kompas, Jakarta, 2011.

Review: Memuat delapan belas cerita pendek terpilih sepanjang 2010, buku ini sangat bisa dinikmati sejak halaman pembuka hingga akhir. Semua kisah setara bagusnya, sama “mak jleb”-nya. Banyak saksinya: Kiplik, Sukro, Pak RT, Masdudin, Mak Saniah dan satu lagi, si Tukang Obat!

Tak percaya?

(more…)

WIDYAWATI

Judul: Widyawati, 230 halaman.

Penulis: Arti Purbani.

Penerbit: Balai Pustaka, Cetakan Ketujuh, 2001.

Review: Penasaran dengan kumpulan cerita pendek jadul karya penulis lokal?

Mau tahu serba-serbi kisah roman berlatar Jawa klasik era ’40-an?

Kalau ya, buku ini sebaiknya jangan dilewatkan!

Terlebih lagi, penulisnya dengan intens menjadikan perempuan sebagai tokoh utama dalam setiap cerita. Nuansa eksotis  terasa mulai dari halaman pertama!

(more…)

MAUKAH KAU MENGHAPUS BEKAS BIBIRNYA DI BIBIRKU DENGAN BIBIRMU?

Judul: Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu?, 236 halaman.

Penulis: Hamsad Rangkuti dengan kata pengantar dari Agus Noor.

Penerbit: Diva Press.

Review: “Seorang perempuan muda dalam sikap yang mencurigakan berdiri di pinggir geladak….

Dia tampak sedang bersiap-siap hendak melakukan upacara bunuh diri, melompat dari kapal itu.

‘Tolong ceritakan mengapa kau ingin bunuh diri?’

‘Ini dari dia,’ katanya dan melepas sepatu. Sepatu itu jatuh mendekati ombak, kuabadikan dalam kamera.

‘Ini dari dia,’ katanya dan melepas cincin.

‘Semua yang ada padaku yang berasal darinya, akan kubuang ke laut…’

(more…)

PANGGILAN RASUL

Judul: Panggilan Rasul — Kumpulan Cerpen, 163 halaman.

Penulis: Hamsad Rangkuti.

Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia/KPG, cetakan pertama, 2010.

Review: Empat belas kisah pendek bernuansa Islami berjajar di buku kecil ini. Di sini, Hamsad Rangkuti sungguh menunjukkan kelasnya dengan ragam karya yang realis, kaya detil dan menggelitik.

Ambil contoh kisah pertama soal Suherman dan kekasihnya Sriutami Dewi.

(more…)

SIUL GELOMBANG

Judul: Siul Gelombang (diambil dan diterjemahkan dari buku berjudul “Four Chapters”, Rupa & Co, New Delhi, 2002), 90 halaman.

Penulis: Rabindranath Tagore.

Penerbit: Bentang Budaya, Jogjakarta, 2003.

Review: Karya penulis besar India ini dibuat pada 1934. Tema utamanya adalah roman dengan latar belakang gerakan teroris revolusioner pra-kemerdekaan di Benggala.

Adalah Ela, si perempuan; dan Atin, si laki-laki. Di antara keduanya, ada nama-nama seperti Indranath yang intelek dan berhati lurus, Kanai Gupta si pemilik kedai teh di Calcutta dan sebagainya.

Masalahnya, Atin merasa terancam karena secara ideologi ia tak sama dengan Ela dan kelompoknya.

(more…)

SEBILAH PISAU DARI TOKYO

Sebilah Pisau dari Tokyo

Judul: Sebilah Pisau dari Tokyo, 124 halaman.

Penulis: Naning Pranoto.

Penerbit: Grasindo, Jakarta, 2003.

Review: “Mari makan malam bersamaku, sebelum polisi menangkapku. Atau, sebelum aku menyerahkan diri ke polisi,” kudengar lamat-lamat suara Taro mengajakku makan.

Aku tidak mau dan tidak bisa memenuhi ajakannya. Perutku mual dan mataku berkunang-kunang. Terbayang kilatan itu, yang berasal dari sebuah pisau jagal. Ya, pisau besar dari kayu eboni itu pemberian Paman Tsuda kepada Naomi, istri Taro.

Masalahnya, sekarang aku hanya berdua dengan Taro di rumah pasangan itu.

“Malam ini Naomi tidak akan pulang. Ia tak akan pernah pulang lagi. Dia pulang ke tempat lain…”

Duh, kemana Naomi?

Adakah Aku terjebak?

Gawat.

(more…)