Tag: cerpen

PRIA YANG SALAH MENGIRA ISTRINYA SEBAGAI TOPI

Judul: Pria yang Salah Mengira Istrinya sebagai Topi (edisi terjemahan dari buku asli berjudul “The Man Who Mistook His Wife for a Hat”, 345 halaman).

Penulis: Oliver Sacks, terbit pertama kali di Inggris dan Amerika Serikat, 1985.

Penerbit: PT Indeks, Jakarta, 2013.

Review: Ketika seorang ahli saraf kebetulan piawai menulis cerita pendek, buku inilah hasilnya. Tak tanggung tanggung, ada 24 kisah berjajar, yang semua diilhami dari pengalaman Dokter Sacks melayani pasien-pasiennya.

Kisah utama yang menjadi judul karya ini adalah tentang Dr. P., seorang musisi sekaligus guru sekolah musik yang tak dapat mengenali wajah orang lain!

(more…)

PENGANTIN LUKA

Pengantin Luka

Judul: Pengantin Luka, 154 halaman.

Penulis: K. Usman.

Penerbit: Gramedia, Jakarta, 2006.

Review: Bagaimana pengantin tercipta?

Tanyakan itu kepada penulis sepuh K. Usman dan ia akan lugas menjawab: “Cerpen-cerpen dalam buku ini benar-benar saya eksplorasi dan reka dari 99 persen imajinasi. Tanpa konsep tertulis, ide cerita sudah seperti gambar di film layar lebar dan seperti buah matang di pohon, saya langsung mengetik. Istilah Mimin, istri saya, ‘suamiku sudah mojok’.”
(more…)

PANGGIL AKU: PENG HWA — 20 Cerita Pendek

Peng HwaJudul: Panggil Aku: Peng Hwa — 20 Cerita Pendek, 252 halaman.

Penulis: Veven SP. Wardhana.

Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta, Juni 2013.

Review: “Sejarah telah menyeretku menjadi bunglon: cepat berganti nama begitu berpindah tempat hinggap. Ada saatnya kukenalkan diriku sebagai Peng Hwa, ada masanya kusebutkan namaku sebagai Effendi Wardhana, sebuah nama seperti tertulis di KTP…

… Lalu, aku pun menjadi terbiasa dengan nama Effendi Wardhana, sementara kalau ada yang memanggilku Peng Hwa, kupingku jadi gatal…”

Nah, apa kisah di balik kedua nama tersebut?

(more…)

MAUKAH KAU MENGHAPUS BEKAS BIBIRNYA DI BIBIRKU DENGAN BIBIRMU?

Judul: Maukah Kau Menghapus Bekas Bibirnya di Bibirku dengan Bibirmu?, 236 halaman.

Penulis: Hamsad Rangkuti dengan kata pengantar dari Agus Noor.

Penerbit: Diva Press.

Review: “Seorang perempuan muda dalam sikap yang mencurigakan berdiri di pinggir geladak….

Dia tampak sedang bersiap-siap hendak melakukan upacara bunuh diri, melompat dari kapal itu.

‘Tolong ceritakan mengapa kau ingin bunuh diri?’

‘Ini dari dia,’ katanya dan melepas sepatu. Sepatu itu jatuh mendekati ombak, kuabadikan dalam kamera.

‘Ini dari dia,’ katanya dan melepas cincin.

‘Semua yang ada padaku yang berasal darinya, akan kubuang ke laut…’

(more…)

LAKI-LAKI LAIN DALAM SECARIK SURAT: Cerita Cerita Terbaik Budi Darma

Budi Darma: Laki-laki dalam Secarik Surat

Judul: Laki-laki Lain dalam Secarik Surat: Cerita Cerita Terbaik, 265 halaman.

Penulis: Budi Darma

Penerbit: Bentang, Jogjakarta, 2008

Review: Buku ini berisi 15 kisah pendek terbaik karya dari seorang Budi Darma. Ya, siapa tak kenal penyair satu ini?

Dia adalah pelopor pembaharu penulisan prosa modern Indonesia. Lengkap semua keahlian terkait kebahasaan ada pada dirinya mulai dari menulis cerpen, novel, esai dan bahkan tulisan akademik.

Kisah kisah yang dikumpulkan dalam bukunya ini berkutat di seputar tokoh tokohnya yang ganjil, kadang keji dan cenderung asosial. Namun, di sisi lain, pelaku pelaku yang sama kadang naif, jujur dan baik hati.
(more…)

SEBILAH PISAU DARI TOKYO

Sebilah Pisau dari Tokyo

Judul: Sebilah Pisau dari Tokyo, 124 halaman.

Penulis: Naning Pranoto.

Penerbit: Grasindo, Jakarta, 2003.

Review: “Mari makan malam bersamaku, sebelum polisi menangkapku. Atau, sebelum aku menyerahkan diri ke polisi,” kudengar lamat-lamat suara Taro mengajakku makan.

Aku tidak mau dan tidak bisa memenuhi ajakannya. Perutku mual dan mataku berkunang-kunang. Terbayang kilatan itu, yang berasal dari sebuah pisau jagal. Ya, pisau besar dari kayu eboni itu pemberian Paman Tsuda kepada Naomi, istri Taro.

Masalahnya, sekarang aku hanya berdua dengan Taro di rumah pasangan itu.

“Malam ini Naomi tidak akan pulang. Ia tak akan pernah pulang lagi. Dia pulang ke tempat lain…”

Duh, kemana Naomi?

Adakah Aku terjebak?

Gawat.

(more…)

LAKI-LAKI YANG SALAH: Kumpulan Cerpen

Laki-laki yang Salah

Judul: Laki-laki yang Salah: Kumpulan Cerpen, 215 halaman.

Penulis: Lan Fang

Penerbit: Gramedia, Jakarta, 2006

Review: Kumpulan cerpen ini berisi lima belas kisah yang dibagi dalam tiga bagian: Siang, Malam dan Pagi. Entahlah, mengapa dibuat demikian. Yang jelas, ragam cerita di sini berkisah tentang lelaki. Selalu ada yang “salah” dalam diri laki-laki hingga layak untuk dieksplorasi dalam sebingkai kisah.

Memang, diakui sendiri oleh penulisnya, karya ini kental dipengaruhi oleh penulis sohor Budi Darma. Seperti diketahui, ada satu kumpulan cerpen karya sang panutan yang khusus menjadikan laki-laki sebagai tokoh sentral, baik itu dalam kapasitasnya sebagai protagonis maupun antagonis.

Lantas, apa yang hebat dari buku ini?
(more…)