ENTROK

Judul: Entrok, 284 halaman.

Penulis: Okky Madasari.

Penerbit: Gramedia, Jakarta, 2010.

Review: Adalah Marni, perempuan Jawa buta huruf yang memuja leluhur. Melalui sesajen dia menemukan dewa-dewanya, memanjatkan harapannya. Tak pernah ia mengenal Tuhan yang datang dari negeri nun jauh di sana.

Rahayu, anak Marni. Generasi baru yang dibentuk oleh sekolah dan berbagai kemudahan hidup. Pun pemeluk agama Tuhan yang taat. Penjunjung tinggi akal sehat.

Anak beranak itu sungguh ibarat bumi dan langit.

(more…)

BY THE RIVER OF PIEDRA I SAT DOWN AND WEPT — Di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk dan Menangis

By the River Piedra I Sat down and WeptJudul: “By the River of Piedra I Sat down and Wept” — Di Tepi Sungai Piedra Aku Duduk dan Menangis (edisi terjemahan bahasa Indonesia), 222 halaman.

Penulis: Paulo Coelho.

Penerbit: Gramedia, Jakarta, 2011.

Review: “Kami tumbuh bersama. Lalu ia pergi karena ingin belajar tentang dunia.

Tahun tahun berlalu nyaris tanpa kabar darinya. Sesekali ia mengirimiku surat, namun tak pernah ia kembali ke jalan-jalan setapak dan hutan-hutan masa kanak-kanak kami.

Aku menamatkan sekolah. Ia masih mengirimiku surat, yang sebagian dikirim dari sebuah tempat di Prancis. Ia kini bicara tentang Tuhan.”

(more…)

THE PHILOSOPHY OF THAI CHI CHUAN: Ajaran Bijak dari Confucius, Lao Tzu dan Para Filsuf Lainnya

The Philosophy of Thai Chi ChuanJudul: The Philosophy of Thai Chi Chuan: Ajaran Bijak dari Confucius, Lao Tzu dan para Filsuf Lainnya (edisi terjemahan dari buku asli berjudul “The Philosophy of Thai Chi Chuan: Wisdom from Confucius, Lao Tzu & Other Great Thinkers”), 108 halaman.

Penulis: Freya & Martin Boedicker.

Penerbit: Elex Media Komputindo, Jakarta, 2009.

Review: Buku boleh tipis, susunan kalimat boleh singkat. Tapi jangan salah, isinya tak lekang oleh waktu. Inilah karya dengan tema “everlasting” yang akan terus dicari oleh khalayak peminatnya.

Beragam kutipan pilihan dari dua belas filsuf Tiongkok berjajar di sini. Ambillah barang satu dua di antaranya saban hari untuk Anda renungkan kebenarannya.

Mau icip-icip dulu?

Mari!

(more…)

THREE FEET FROM GOLD: Ubahlah Penghalang Anda Jadi Peluang Sukses!

Three Feet from Gold

Judul: “Three Feet from Gold”: Ubahlah Penghalang Anda Jadi Peluang Sukses! (edisi terjemahan dari buku asli dengan judul sama), 215 halaman.

Penulis: Sharon L. Lechter & Greig S. Reid bersama dengan The Napoleon Hill Foundation.

Penerbit: Gramedia, Jakarta, 2009.

Review: “Jangan menyerah, kau hanya tinggal tiga kaki dari emas!”, demikian pesan utama buku yang disusun berdasarkan karya legendaris Napoleon Hill yang berjudul “Think and Grow Rich” ini.

Betul. Apa pun yang tengah Anda perjuangkan — entah itu bisnis, pekerjaan, pendidikan atau roman sekalipun, benang merahnya sama: saat Anda berkomitmen untuk itu, sukses adalah keniscayaan.

(more…)

dodolit dodolit dodolibret — CERPEN PILIHAN KOMPAS 2010

Judul: dodolit dodolit dodolibret — Cerpen Pilihan Kompas 2010, 210 halaman.

Editor: Putu Fajar Arcana.

Penerbit: Kompas, Jakarta, 2011.

Review: Memuat delapan belas cerita pendek terpilih sepanjang 2010, buku ini sangat bisa dinikmati sejak halaman pembuka hingga akhir. Semua kisah setara bagusnya, sama “mak jleb”-nya. Banyak saksinya: Kiplik, Sukro, Pak RT, Masdudin, Mak Saniah dan satu lagi, si Tukang Obat!

Tak percaya?

(more…)

STASIUN KERETA SUATU SENJA — Kumpulan Sajak

Stasiun Kereta

Judul: Stasiun Kereta Suatu Senja — Kumpulan Sajak, 88 halaman.

Penulis: Wilson Nadeak.

Penerbit: Yayasan Pustaka Wina, 1994.

Review: Suka sajak untuk dijadikan bahan renungan?

Langsung saja, buku ini salah satunya. Penyairnya jempolan dan sudah makan asam garam sastra Indonesia.

Mari icip-icip salah satu karyanya berikut ini:

(more…)

8 WAJAH KELAS MENENGAH

Judul: 8 Wajah Kelas Menengah, 365 halaman.

Penulis: Yuswohady, Kemal E. Gani.

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2015.

Review: Apakah yang dimaksud dengan kelas menengah?

Jawabnya adalah kelompok masyarakat yang standar hidupnya lumayan. Mereka ini terdidik, punya pekerjaan/kesibukan tetap, melek teknologi dan terkoneksi secara sosial. Inilah wajah sebagian masyarakat kita dewasa ini secara umum, yang biasanya hidup di kota-kota besar maupun kawasan penyangga di sekelilingnya.

Lantas, apa perlunya kita paham perihal kelas menengah di tanah air?

(more…)