BOB MARLEY & 11 Cerpen Pilihan Sriti.com 0809

Bob Marley

Judul: Bob Marley & 11 Cerpen Pilihan Sriti.com 0809, 128 halaman.

Penerbit: Gramedia, Jakarta, 2009

Review: Antologi cerita pendek ini berisikan kumpulan kisah terbaik hasil seleksi pengelola Sriti.com, sebuah situs yang mengkhususkan diri pada upaya menghimpun, sebut saja, semacam sastra koran atau sastra cetak.

Sastra koran?

Itu lho, gampangnya, buah pena para cerpenis atau novelis — atau siapa saja yang kesengsem dan piawai meramu kemampuannya sebagai pencerita. Umumnya, saban minggu hasil karya mereka datang menyambangi pembaca — lebih tepatnya mungkin para peminat sastra dan diterbitkan di berbagai koran nasional maupun daerah. Beragam cerpen mulai dari yang temanya sederhana sampai absurd bermunculan dengan gaya penulisan khas sang pengarang.

Dan kumpulan kisah dalam buku ini membuktikan segalanya…

Kisah pembuka berjudul “Kematian Bob Marley”. Ujar penyuntingnya, karya satu ini dianggap memiliki greget lantaran  kala itu hawa yang muncul di kalangan Sriti.com berhubungan dengan meninggalnya Mbah Surip.

Ditulis oleh Hasan Al Bana, cerpen ini mengisahkan tentang seorang laki-laki yang mati muda. Oleh orang di kampungnya, ia dipanggil Bob Marley. Bernama asli Jusmar Gazali bin Husein, demikian kabarnya, pria tersebut justru sama sekali bukan penggemar sang legenda asal Jamaika itu. Lho, bagaimana bisa? Julukan salah alamatkah?

Entahlah.

Baca saja langsung, tak elok kalau dibocorkan kemana kisah bermuara.

Lalu, ada cerita berjudul “Induak Tubo” yang berkisah tentang kemurungan seorang perempuan tua di tanah Pagaruyung. Ia tak memiliki anak perempuan. Semua anaknya laki-laki, merantau ke kota dan selalu punya alasan demi tak perlu pulang kampung atau hidup di desa. Si ibu tergulung dalam kesedihannya. Suatu hari saat ia menyiangi padi di sawah, entah mengapa langkahnya membawa ia sampai ke tengah. Di sana ternyata berbahaya: ada gundukan lumpur hidup. Si ibu terhisap lumpur. Ironisnya, ia sempat memekik sebelum semua gelap: “Ternyata ada juga yang merindukanku!”

Ini  mak jleb, membuat pembaca tergugu dan menerawang jauh, bukan?

Pendek kata,  buku kumpulan cerpen ini full sentuhan sastra.

Oh ya, ada sepuluh kisah lain lagi. Penulisnya mulai dari Bamby Cahyadi, Benny Arnas, Berto Tukan, Eep Saefullah Fatah sampai Farizal Sikumbang, Yanusa Nugroho, Yetti A.KA dan Zelfeni Wimra.

Jelas, ini layak koleksi!

Harga: Rp. 35.000,- di luar ongkos kirim.

Persediaan terbatas.

beli

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s