THE MILLIONAIRE FASTLANE — Crack the Code to Wealth and Live Rich for a Lifetime

Ringkasan buku karya MJ De Marco (1996)

Ide Utama

Meraih kebebasan finansial di saat Anda masih muda, sehat dan penuh energi adalah mungkin, menurut penulis buku ini.

Bagaimana caranya? Anda harus mengambil rute berbeda, tak seperti yang diambil orang pada umumnya!

Ringkasan Inti

Ada tiga rute menuju takdir finansial Anda:

Jalur Setapak

Ini rute – maaf – kelas awam atau level jelata di mana orang sebatas menyandarkan hidup pada upah/gaji/pendapatan, istilahnya “living from paycheck to paycheck”. Nyaris tidak ada yang tersisa setiap bulan untuk ditabung karena semua habis dikonsumsi. Besar pasak daripada tiang bukan hal baru dan cepat atau lambat, utang konsumtif menumpuk.

Kekhawatiran tentang masa depan bergayut setiap saat. Tapi mau apa? Bisa apa? Realitanya cari kerja itu susah sementara yang namanya kebutuhan terus bertambah.

Kebebasan finansial? Jangan jangan cuma mimpi…

Jalur Lambat

Ini rute orang kebanyakan, kalangan kelas menengah yang sedari kecil sudah dididik untuk menyelami alur kehidupan mulai dari bersekolah — lulus — bekerja dengan gaji memadai atau lumayan besar di instansi atau perusahaan papan atas. Sisi positifnya, kerja keras adalah mantra keseharian. Tak masalah kerja berangkat pagi pulang larut malam karena toh hasilnya kelihatan: kebutuhan terpenuhi, keluarga tercukupi, dan mendapatkan respek dari lingkungan karena Anda nyaris gambaran ideal kehidupan modern. Rumah punya, mobil ada, deposito & investasi di pasar modal/obligasi/produk keuangan lain tidak sedikit, asuransi ikut, liburan hayuk, dan sebagainya. Plus, yang harus diacungi jempol, individu di jalur ini punya kepedulian terkait pensiun dan aktif mempersiapkannya agar kualitas hidup saat purna tugas tak berbeda jauh dengan masa produktif. Secara umum, inilah gambaran khalayak akan pribadi sukses di mana kecerdasan keuangan tahap awal telah dikembangkan baik secara spontan atau memang diupayakan.

Satu saja masalahnya — itu pun bila sang pribadi sadar ada yang salah: akumulasi aset berlangsung terlalu lama, nyaris sepanjang masa kerjanya, yang mungkin berlangsung dalam rentang 20 atau 30 tahun. Bila diselami lebih jauh, yang bersangkutan sebenarnya menjual waktu untuk uang.

Kebebasan finansial? Peluangnya ada. Tapi kalau mau jujur, sering harapan ini timbul tenggelam karena seiring meningkatnya pendapatan maka membengkak pula pengeluaran…

Jalur Cepat

Ini rute yang tidak umum karena di sini diperlukan sistem. Ya, perlu pendekatan baku untuk memastikan bahwa Anda dapat menawarkan nilai lebih kepada orang lain. Semakin banyak pihak merasakan manfaat dari apa yang Anda tawarkan, maka berbanding luruslah dengan uang yang mengalir ke kantong Anda!

Poin pentingnya di jalur ini adalah Anda harus berada di sisi yang berbeda dari kebanyakan orang. Kalau mereka umumnya konsumen, Anda harus jadi produsen; kalau mereka biasanya membeli, maka Anda mesti berupaya jadi penjual.

Dibantu oleh sistem yang Anda kembangkan, semua pencapaian bisa diakselerasi dan dikombinasikan dengan berbagai kemungkinan, sesuai target seberapa cepat Anda ingin meraih kebebasan finansial. Jadi, tak perlu menunggu tua untuk bisa menikmati hidup seperti yang Anda impikan! Dan satu lagi, Anda memulai ini sedini mungkin.

Peta Jalan

Pertanyaannya sekarang, bagaimana keluar dari Jalur Lambat dan masuk ke Jalur Cepat kebebasan finansial?

Nah, menurut MJ De Marco, tidak bisa tidak Anda harus mulai berbisnis. Tapi jujur saja, ini sulit. Tak ada bisnis yang mudah, sesederhana apa pun itu kelihatannya. Yang cocok buat si A, belum tentu pas buat si B. Yang oke buat sahabat Anda, tak ada jaminan berlaku serupa untuk Anda. Jatuh bangun sudah pasti dan sungguh ini seperti menegakkan benang basah!

Dan tentu saja, magnitude memainkan peran penting. Individu Jalur Lambat mungkin mencoba berbisnis, misalnya dengan membuka kios sembako ala kadarnya. Cukup satu saja, toh ia masih bekerja, misalnya. Itung-itung punya bisnis sampingan. Lain halnya dengan pribadi Jalur Cepat. Awalnya mungkin sama, punya satu warung kecil sembako. Namun seiring berjalannya waktu, ada leverage yang terukur dan berkelanjutan di sana: warungnya semakin banyak, semakin besar, semakin lengkap dan seterusnya. Ada ekspansi berkesinambungan. You get the point!

Kutipan Kunci

“Agar leluasa menjadi konsumen, Anda perlu terlebih dulu menjadi produsen. Sayangnya, orang tak berfikir demikian. Seiring berjalannya waktu, produsen semakin kaya dan konsumen semakin miskin. Ubahlah orientasi Anda dan kemakmuran pun akan menghampiri!” — MJ De Marco

“Bila ingin mendapatkan hasil luar biasa, pola pikir Anda tak boleh biasa-biasa saja!”

“Orang tak bakal menghasilkan lima ribu dolar per bulan sebelum ia paham cara mendapatkan lima puluh ribu dolar tiap bulan!”

Beli langsung buku ini (softcover) di Bukalapak.

  • Suka dengan ringkasan singkat ini dan merasa ada manfaatnya? Yuk tunjukkan dukungan Anda untuk Pustaka Buku Bekas dalam bentuk donasi.
  • Anda dapat berkontribusi mulai dari lima ribu, tiga ribu, dua ribu rupiah saja. Klik gambar di bawah ini dan yakinlah asupan mental sama pentingnya dengan belanja online. Setuju, kan?
  • Ingin ringkasan yang lebih detil lagi dari buku ini? Silakan lengkapi dan kirimkan formulir di bawah ini sambil berkontribusi mulai dari dua puluh ribu, lima belas ribu, sepuluh ribu rupiah saja per judul. Kami akan menginfokan rekening transfer untuk selanjutnya mengirimkan ringkasan buku langsung ke inbox Anda maksimal lima hari kerja setelah dana terkonfirmasi.

Tulis komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s