MASTER OF NONE — How a Jack-of-All-Trades Can Still Reach the Top

Ringkasan buku karya Clifford Hudson (2020)

Ide Utama

Dalam bisnis, mana yang lebih pas, jadi spesialis atau generalis? Mau mahir dalam satu bidang saja atau pilih jadi si serba bisa?

Dengan argumennya yang berlandaskan pada data dan penelitian, penulis buku ini berkesimpulan bahwa menjadi generalis lebih baik ketimbang menjadi pakar.

Ringkasan Inti

Sejak karya best-seller dari Malcolm Gladwell berjudul Outliers terbit pada 2008, “Aturan Sepuluh Ribu Jam” telah tertanam dalam benak khalayak.

Gladwell menyarankan bahwa untuk menjadi ahli atau pemain kelas dunia di bidang apa pun, seseorang harus berkomitmen latihan tiga jam per hari selama satu dekade. Itulah sepuluh ribu jam terbang yang dibutuhkan sebelum yang bersangkutan menguasai dengan baik keahlian yang dipilihnya.

Masalahnya sekarang, demikian ungkap Hudson yang mantan CEO Sonic Corporation di Amrik, apa jadinya bila setelah individu benar-benar mahir dalam satu bidang, eh ternyata keterampilannya itu keburu usang? Yup, skill kebanggaannya tersebut langsung kadaluarsa mengingat, salah satunya — maklum saja — tuntutan era digital yang terus berubah.

Jadi bagaimana, dong?

Itulah mengapa Hudson berkeyakinan bahwa menjadi generalis lebih baik. Baginya, individu tak perlu meniti jalan terjal demi menjadi pakar. Justru, tetaplah berada di jalur yang memungkinkannya terus belajar hal-hal baru, tentu sebatas kesanggupannya!

Sepuluh Renungan

Nah, untuk mendukung pemahamannya itu, pembaca diajak untuk mempertimbangkan sepuluh hal berikut:

Stabilitas adalah mitos. Keahlian memang menempatkan seseorang di jalur yang stabil dan pasti. Namun, harap diingat bahwa di dunia ini semua berubah. Yang konstan hanya perubahan itu sendiri.

Saat tidak memegang kendali orang lebih produktif. Bahaya besar bila Anda adalah orang paling jago dalam satu ruangan, runyam kalau Anda adalah orang paling cerdas dalam sebuah komunitas. Justru, sedapat mungkin kelilingilah diri dengan mereka yang kompeten agar kita sedikit banyak menyerap wawasan dan pengetahuan yang bersangkutan.

Keselarasan tim selalu melibatkan kontras dan perbedaan pandangan di antara anggotanya. Masih ingin jadi yang paling top? Masih minder karena kita hanya sebatas rata-rata? Stop. Ada siang ada malam, ada besar ada kecil. Rumput tetangga tidak lebih hijau!

Katakan dulu “Ya”  dan pikirkan caranya sambil jalan. Kesempatan tak datang dua kali dan tak perlu kecil hati dengan ketidakahlian kita.

Lihat selalu gambaran besarnya dan cermati apa yang dibutuhkan oleh lingkungan untuk kemudian mempersiapkan diri mengolah tantangan menjadi peluang.

Fokus itu baik tapi inovasi mutlak diperlukan karena hanya dengan itulah manusia bertumbuh. Tak bisa dibantah, bukan?

Jangan mengidentifikasi diri dengan label. Agar pikiran terbuka dan bisa menerima kemungkinan baru, tak perlu mengkotak-kotakkan diri dan melibatkan ego terkait keahlian tertentu.

Win-win solution itu kunci sukses. Pemimpin seharusnya melayani dan bukan dilayani. Tambahan lagi, idealnya ia menjadi orang yang paling tidak penting dalam tim. Dengan begini, potensi semua individu dapat terus diasah dan dioptimalkan.

Belajar untuk menerima situasi karena yang namanya perubahan memang tak terelakkan. Mau gimana lagi?

Keahlian dalam satu bidang memang bagus tapi tak selalu dibutuhkan! Percayalah bahwa itu sebatas status dan papan nama. Justru, keberagaman adalah peluang yang tak berkesudahan dalam hidup.

Kutipan Penting

“Saat membuka diri pada keberagaman, wawasan berkembang dan Anda belajar lebih banyak.”

“Rasa ingin tahu yang besar membuka jalan bagi perubahan yang produktif dan kesempatan berharga.”

“Melepaskan segala kendali adalah jalan untuk menjadi pemimpin hebat. Kepemimpinan tak lain tak bukan adalah soal pengaruh.”

  • Suka dengan ringkasan singkat ini dan merasa ada manfaatnya? Yuk tunjukkan dukungan Anda untuk Pustaka Buku Bekas dalam bentuk donasi.
  • Anda dapat berkontribusi mulai dari lima ribu, tiga ribu, dua ribu rupiah saja. Klik gambar di bawah ini dan yakinlah asupan mental sama pentingnya dengan belanja online. Setuju, kan?
  • Ingin ringkasan yang lebih detil lagi dari buku ini? Silakan lengkapi dan kirimkan formulir di bawah ini sambil berkontribusi mulai dari dua puluh ribu, lima belas ribu, sepuluh ribu rupiah saja per judul. Kami akan menginfokan rekening transfer untuk selanjutnya mengirimkan ringkasan buku langsung ke inbox Anda maksimal lima hari kerja setelah dana terkonfirmasi.

Tulis komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s