KETIKA SAATNYA DAN KISAH-KISAH LAINNYA

Ringkasan cerpen karya Darmawati Majid (2019)

Ide Utama

Tiga belas cerita pendek yang terkumpul dalam buku ini merupakan buah pena Darmawati Majid, penulis kelahiran Bone, Sulawesi Selatan. Beberapa kisah pernah dimuat di sejumlah harian lokal dan yang lainnya terhimpun dalam antologi dwibahasa Ubud Writers & Readers Festival 2018.

Sarat bertutur akan ragam kehidupan perempuan, kompilasi cerpen ini bisa jadi bahan renungan. Jadi teman minum teh atau kopi pun asyik!

Ringkasan Sekilas

Karya pembuka punya judul sangat panjang: Tentang Hal yang Membawamu ke Sebuah Warung Coto di Pinggiran Kota pada Suatu Hari Sekitar Pukul 10 Pagi.

Cerita Pertama

Kisahnya tentang seorang istri yang mendengar omongan tetangga bahwa suaminya sering makan bersama seorang perempuan muda di warung coto di pinggir kota.

Pergilah si ibu ini ke kedai tersebut naik ojek. Sekitar pukul 10, tentu saja, dengan niat ingin menangkap basah suaminya, Sampai di sana, ia sungguh melihat pemandangan yang menurutnya cabul. Suaminya tengah menghadapi rangkaian hidangan sambil bercakap-cakap mesra dengan lawan bicaranya.

Gemuruh batin sang istri menggelegak: antara ingin melabrak pacar si suami atau mencoba tetap bersikap anggun di balik kemarahannya yang sudah sampai ubun-ubun. Bagaimana pun, ia merasa dirinya perempuan berpendidikan yang tak ingin jadi bahan tontonan orang-orang.

Tapi mendadak semua surut. Entahlah, benaknya tiba-tiba menyamakan suaminya dengan botol. Ucapan tetangganya terngiang di telinga: biar saja isinya berceceran di mana-mana, yang penting botolnya pulang!

Kisah Kedua

Cerita kedua tentang Sitti, perempuan berat jodoh yang meminta ibunya turun tangan menyelesaikan masalahnya itu. Dua dukun telah didatangi namun tak membuahkan hasil. Pada kesempatan ketiga, keduanya pergi ke tempat Wak Ako, “orang pintar” yang juga dikenal sanggup membereskan urusan demikian.

Akankah kali ini jodoh menghampiri Sitti? Hmm…yang jelas, sang ibu ternyata bertindak terlalu jauh.

Bagaimana dengan kisah-kisah yang lain?

Sama bagusnya.

Next Stories

Di cerita ketiga yang berjudul Ningai, penulis bertutur tentang Amri, mahasiswa jurusan bahasa yang diam-diam jatuh suka pada adik angkatannya yang kuliah di jurusan matematika.

Sayangnya, si lelaki sadar ia tak mungkin merengkuh sang gadis karena lebih memilih jadi diri sendiri meski tak terlihat normal di mata orang banyak. Lho…lho ada apa memangnya?

Pada kisah Kiriman dari Inggris, ada kesedihan membuncah. Adalah Anti, wanita yang begitu dicintai oleh suaminya. Namun, ia tak pernah bisa mengasihi ayah anak-anaknya itu. Ada yang lain di hatinya. Aku membusuk dalam rumah tangga ini, pikirnya.

Apalagi yang kau cari, Nak? Kau telah menikah, anakmu sehat, rumahmu ada. Suamimu juga baik hati. Apalagi? Ibunya pernah bertanya begitu ketika ia tengah termenung di dapur.

Perempuan memang begini, Nak. Lahir, tumbuh, dan besar untuk kemudian berbakti pada laki-laki yang bisa menafkahi. Itu sudah hukum alam. Tak bisa kita tolak.

Duh… sebegitu sajakah nasib kaum Kartini?

Kisah Utama

Oh ya, di cerita utama yang berjudul Ketika Saatnya, ada sesal bergelayut. Seorang perempuan Bugis mendapati ia sudah tak diinginkan oleh suaminya, dosen yang sudah menemani hidupnya selama satu dekade. Alasan Rafa ingin bercerai dari istrinya, Alaida, satu: karena ia ingin menikah dengan Riani, temannya semasa SMA, yang fotonya tersimpan di laptop miliknya.

Kenapa Kakak belum menghapus folder foto itu? Ia menunduk, menahan tangis yang nyaris pecah.

Harusnya ia percaya nalurinya saat itu!

Beli edisi e-book buku ini di Gramedia Digital.

Beli edisi cetak buku ini di Bukalapak.

  • Suka dengan ringkasan singkat ini dan merasa ada manfaatnya? Yuk tunjukkan dukungan Anda untuk Pustaka Buku Bekas dalam bentuk donasi.
  • Anda dapat berkontribusi mulai dari lima ribu, tiga ribu, dua ribu rupiah saja. Klik gambar di bawah ini dan yakinlah asupan mental sama pentingnya dengan belanja online. Setuju, kan?

Tulis komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s