Kumpulan Cerpen BARDAS

Yuk, yang kangen dengan buah pena sastrawan Bakdi Soemanto, ini koleksi cerpen sang maestro, Bardas

Ditunggu ordernya

Harga diskon, Rp 73.000 per buah

SEKILAS

Siang pukul setengah satu, di kesatrian Madukara, tempat tinggal Mas Joen, orang-orang berkumpul. Mereka adalah keluarga Pandawa yang tengah membicarakan rencana mengutus lamaran. Mas Joen mengingatkan bahwa Subadra bersedia dipersunting dan melayaninya, jika semua permintaannya sebagai persyaratan mas kawin dipenuhi.

“Aku lupa, adikku, mas kawin apa yang diminta?” bertanya Puntadewa.

“Aaah, mas kawinnya aneh-aneh saja,” potong Bima.

“Apa coba. Katakan, adikku…,” desak Puntadewa.

“Pertama, pada waktu upacara temu diiringi lagu-lagu orkestrasi sorgawi dengan instrumen Lokananta yang disimpan di ruang musik para dewa,” kata Nakula, adiknya, memotong.

“Kedua,” sambung Sadewa, si bungsu, “Kirab pengantin harus dikawal kerbau seratus empat puluh ekor, berkaki putih dan berbuntut gemerlapan…,” sambungnya.

“Aduh, kok gila amat. Ke mana mendapatkannya?” bertanya Puntadewa.

“Tidak usah khawatir, kakanda, kemenakanku si Gatut akan bisa membereskan,” jawab Sadewa.

“Sebagai putra petinggi, si Gatut, kadang, kan juga latihan ngrampok. Ha, ha, ha…”

Ini sampul depannya:

Ini cuplikan kisah yang lain:

Yuk, yang kangen dengan buah pena sastrawan Bakdi Soemanto, ini koleksi cerpen sang maestro, Bardas

Ditunggu ordernya

Harga diskon, Rp 73.000 per buah

Tulis komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s