DAFTAR BUKU KARYA STEVEN D. LEVITT & STEPHEN J. DUBNER

Halo para peminat buku-buku istimewa dari Steven D. Levitt dan Stephen J. Dubner, apa kabar?

Apakah koleksi buku seputar cara berpikir yang tidak biasa dari duo penulis kondang ini sudah lengkap Anda miliki? Banyak juga lho ternyata karya keduanya. Bikin termangu dan tak jarang menuntun kita kepada Eureka effect atau momen a-ha! saat membacanya. Ya kan?

Freak

Freakonomics, Think Like a Freak, dan Superfreakonomics adalah tiga judul best-sellers. Tapi ehm … omong-omong apa sih arti kata freak?

Secara umum, kata tersebut bermakna aneh, nyeleneh atau tidak umum. Untuk mudahnya, diksi ini biasanya dikaitkan untuk orang atau pribadi yang berpikir tidak seperti orang kebanyakan tapi sering justru terasa lebih masuk akal.

Ragam bahasan Steven D. Levitt dan Stephen J. Dubner di setiap karyanya memang enak dibaca dan indahnya terasa sampai ke hati (duh!). Kadang perlu menahan nafas sekaligus bikin terpana! Isinya, tentu saja, aneka kisah keseharian berikut analisis ragam perilaku tak lazim seseorang atau sekelompok individu, yang pada akhirnya bertujuan mengajak pembaca berpikir lebih rasional, kreatif, dan produktif.

Gumam spontan kala membaca literasi ini pun kerap meluncur, minimal dalam hati, “Eh, masak sih. Tapi bener juga, ya.”; “Kok gak kepikiran dari dulu!”; “Wuih, layak dicoba nih idenya”, dan seterusnya.

Tebakan Tiga Kata

Coba Anda selami pertanyaan apakah gelar sarjana masih “berguna”?

Ketika harus menjawab pertanyaan ini, Levitt dan Dubner menyodorkan dua alternatif. Jawaban singkatnya — ya; jawaban panjangnya — juga ya.

Hmm… masih bisa ditebaklah kira-kira mengapa demikian.

Tapi bagaimana dengan pertanyaan apakah mewariskan bisnis keluarga kepada generasi berikutnya itu ide bagus?

Jawaban dari keduanya — ya, tentu saja, jika tujuan Anda adalah ingin mematikan bisnis itu. Mengapa? karena data menunjukkan secara umum akan lebih baik mendatangkan manajer dari luar dalam rangka meneruskan usaha tersebut.

Terus, ini: apa tiga kata yang paling sulit diucapkan orang?

Jawabnya bukan Aku cinta kamu. No. Yang benar ini: Saya tidak tahu. Dan ini tidak main-main. Sa-ya ti-dak ta-hu. Ini bukan asbun alias asal bunyi.

Scam Everywhere

Sekarang, coba baca e-mail panjang lebar berikut:

Yth. Bapak/Ibu, SANGAT RAHASIA:
Saya salah seorang pejabat di dewan manajemen energi di Lagos,
Nigeria. Saya mendapat informasi tentang Anda dalam sebuah
direktori bisnis dari Kamar Dagang dan Industri ketika saya sedang
mencari seseorang yang DAPAT DIANDALKAN, JUJUR,
TERPERCAYA untuk saya percayakan bisnis ini.

Selama pemberian sebuah kontrak untuk menyalurkan listrik ke
pusat-pusat perkotaan, saya dan beberapa rekan saya telah
menggelembungkan nilai kontrak ini. JUMLAH FAKTUR YANG
BERLEBIHAN tersebut sedang disimpan dalam pengawasan kami.
Namun, kami memutuskan untuk mentransfer uang ini, 10.3
juta dollar Amerika, keluar dari Nigeria. Oleh karena itu, kami
mencari mitra asing yang dapat diandalkan, jujur, dan tidak serakah
yang kami bisa gunakan rekeningnya untuk mentransfer dana
tersebut. Dan kami bersepakat bahwa PEMILIK REKENING
AKAN MENDAPAT 30% dari total uang.

Jika Anda mampu menangani transaksi tanpa kendala dan
kekurangan, kami yakin akan kesepakatan tersebut. Tolong, jadikan
hal ini RAHASIA dan hindari setiap saluran yang melibatkan kami
di sini yang bisa membahayakan karier kami.

Jika ini menarik bagi Anda tolong hubungi saya langsung melalui
alamat email ini untuk perincian lebih lanjut dan untuk komunikasi
yang lebih mudah.

Well, kita semua pasti sering menerima surat elektronik model demikian, bukan?

Inilah yang disebut penipuan uang muka, surat penipuan Nigeria atau penipuan 419. Yup, sudah jadi rahasia global bahwa negeri di benua Afrika itu tampaknya memang episentrum akal-akalan model demikian. Nah, bagaimana sebaiknya memandang fenomena tak berkesudahan ini?

Begini.

Tapi … ah, sudahlah. Lebih baik Anda temukan sendiri saja argumennya biar lebih puas!

Yang jelas, dalam hidup ini, demikian Steven D. Levitt dan Stephen J. Dubner, “bebaskan diri Anda dari ekspektasi, bersiap untuk mendapatkan penjelasan yang sangat, sangat sederhana, dan biarkan perhatian berkelana dari waktu ke waktu.”

Ups, satu lagi — karya jempolan duo ini tak butuh terlalu banyak diintip. Langsung diborong saja. Dijamin sip!

Beli e-book koleksi ini di Gramedia Digital.

Beli ragam koleksi ini di Bukalapak.

Satu dua koleksi gratisnya ada di Pustaka Buku Bekas di sini.

  • Suka dengan ringkasan singkat ini, merasa tulisan ini ada manfaatnya tapi tak berniat beli buku? Yuk tunjukkan dukungan Anda untuk Pustaka Buku Bekas dalam bentuk kontribusi langsung atau via Saweria di link banner berikut:

Tulis komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s