DAFTAR BUKU KARYA ROBERT KIYOSAKI

Seri buku Rich Dad Poor Dad adalah karya sukses Robert Kiyosaki dalam upayanya mendongkrak kecerdasan finansial individu dan mendorong setiap orang mengubah pola pikir agar secepatnya keluar dari jerat balap tikus/rat race, “nine to five job” dan meraih kebebasan keuangan.

Memang tidak mudah tapi bukan mustahil!


Cashflow Quadrant: Panduan Mencapai Kebebasan Keuangan

Sekolah mengajarkan kepada kita untuk tekun belajar. Harapannya agar setelah lulus orang dapat bekerja, mungkin meniti karir korporat atau pemerintahan dan, tentu saja, punya gaji memuaskan.

Masalahnya, di sekolah tak pernah diajarkan bagaimana uang bekerja untuk kita. Tak pernah ada pelajaran bagaimana caranya agar penghasilan tidak menguap begitu saja tiap bulan tanpa ada yang tersisa untuk ditabung.

Nah, kiat-kiat dalam buku ini menyiapkan individu untuk belajar mengenal apa dan bagaimana uang serta cara memanfaatkannya dengan benar. Sadar bahwa uang adalah alat, pedang bermata dua yang dapat diberdayakan secara positif maupun negatif. Pada gilirannya, pemahaman ini akan membuka jalan bagi tercapainya kebebasan finansial di mana uang sepenuhnya bekerja untuk kita dan bukan sebaliknya.


Rich Dad, Poor Dad: Apa yang Diajarkan Orang Kaya kepada Anak-Anak Mereka tentang Uang — yang Tidak Diajarkan Orang Miskin dan Kelas Menengah!

Buku legendaris yang pertama kali terbit pada 1997 ini akan:

• Menghancurkan mitos bahwa Anda perlu berpenghasilan tinggi untuk bisa kaya.
• Menantang keyakinan bahwa rumah adalah aset.
• Menunjukkan kepada orang tua kenapa mereka tidak bisa mengandalkan sistem pendidikan untuk mengajari anak-anak tentang uang.
• Mendefinisikan aset dan liabilitas secara jelas.
• Mengajarkan apa yang harus Anda ungkapkan kepada anak tentang uang agar mereka memiliki masa depan keuangan yang sukses.


Unfair Advantage: Kekuatan Pendidikan Finansial

Robert Kiyosaki menantang orang di seluruh dunia untuk berhenti menerima begitu saja “takdir” kesulitan finansial seumur hidup.

Karya ini adalah tentang kekuatan pendidikan finansial serta lima keuntungan tak adil yang ditawarkan oleh pendidikan keuangan sejati:

• Keuntungan tak adil terkait pengetahuan

• Keuntungan tak adil terkait pajak

• Keuntungan tak adil terkait utang

• Keuntungan tak adil terkait risiko

• Keuntungan tak adil terkait kompensasi

Mengapa kelima keuntungan di atas penting? Jawabnya karena dengan pemahaman yang benar Anda akan melihat keberadaan uang bukan dengan mata melainkan dengan benak Anda. Sanggup menatap apa yang orang kebanyakan gagal melihat. Bukankah ini keuntungan yang nyaris tanpa batas?


Why The Rich Are Getting Richer: Apa Sebenarnya Pendidikan Keuangan Itu?

Satu dekade lebih setelah buku Rich Dad Poor Dad terbit, Robert Kiyosaki terus menantang dan menggelitik pikiran orang di seluruh dunia tentang uang.

Berangkat dari perspektifnya yang sering bertolak belakang dengan pendapat mainstream seputar keuangan pribadi, dalam karya yang pertama kali diluncurkan tahun 2008 ini Kiyosaki blak-blakan menyebut bahwa uang yang kita kenal selama ini adalah toksik atau racun, sumber bencana keuangan yang tak berkesudahan. Apa maksudnya dan bagaimana kita bisa lolos dari ancaman itu, literasi ini dengan jujur mengungkapkannya untuk Anda.


SECOND CHANCE — Untuk Uang, Hidup, dan Dunia Kita

Bagi Robert Kiyosaki, cerdas finansial bukanlah soal Anda paham beragam aneka produk finansial plus beragam istilah di dalamya yang kompleks atau sengaja dibikin rumit. Ada yang lebih mendasar, yakni tujuan pendidikan itu sendiri. Adalah ironi bahwa edukasi modern ternyata dirancang untuk mempersiapkan orang menjadi karyawan dan konsumen. Ini menyedihkan.

Kekayaan sejati bukanlah tentang mendapatkan gaji tinggi melainkan soal kemampuan mengumpulkan aset yang memasukkan uang ke dalam saku Anda tanpa harus terjebak keharusan bekerja rutin dari pagi sampai sore.


Why “A” Students Work For “C” Students — Panduan Ayah Kaya untuk Pendidikan Keuangan bagi Orangtua

Saya selalu bertanya kepada guru saya, demikian Robert Kiyosaki: “Mengapa Anda tidak mengajarkan soal uang kepada saya?” Mereka tak pernah menjawab pertanyaan sederhana itu.

Lebih jauh, seberapa besar dari krisis keuangan dewasa ini, yang sebenarnya merupakan krisis pendidikan… atau kurangnya pendidikan keuangan? Dan apa yang bisa dilakukan orangtua—saat ini, di rumah—untuk memberi anak mereka pilar kokoh seputar keuangan pribadi?

Sudah pasti, buku ini menjawab itu semua dengan gamblang. Dan, tentu saja, temukan rahasia mengapa mereka yang pintar di sekolah kebanyakan menapaki hidup sebagai pekerja, cuma orang gajian, sementara sebayanya yang biasa-biasa saja dan bahkan putus sekolah malah jadi bos, punya bisnis mandiri. Apa yang salah kaprah dalam kerangka pendidikan global? Apa yang bermasalah dalam cara pandang kita dalam kaitannya dengan sekolah dan tingkat kesejahteraan individu?


FAKE: Fake Money, Fake Teachers, Fake Assets

Buku yang terbit pada 2019 ini menguak bagaimana agar individu tidak menjadi korban dalam dunia yang cepat berubah, terlebih dalam urusan yang terkait uang.

Di sekolah, mencontek itu buruk dan memalukan. Padahal, di dunia nyata, orang yang ingin berhasil dituntut berbuat ekstra, termasuk dalam hal ini meniru mereka yang sudah berhasil. Realita membuktikan bahwa mencontek dari para teladan yang telah menemukan jalan kesuksesan dan bangkit dari kesalahan adalah langkah awal keberhasilan.

Jadi? itu dia. Bisnis dan investasi adalah olahraga tim. Sinergi inilah yang akan menuntun orang untuk bertemu dengan yang genuine, asli, dan tak dimakan situasi. Dan orang kaya memang punya tim yang mendukung mereka sementara tidak begitu dengan orang kebanyakan. Tinggal pilih, langkah mana yang mau Anda ikuti.


Tulis komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s