LAKI-LAKI YANG SALAH: Kumpulan Cerpen

Laki-laki yang Salah

Judul: Laki-laki yang Salah: Kumpulan Cerpen, 215 halaman.

Penulis: Lan Fang

Penerbit: Gramedia, Jakarta, 2006

Review: Kumpulan cerpen ini berisi lima belas kisah yang dibagi dalam tiga bagian: Siang, Malam dan Pagi. Entahlah, mengapa dibuat demikian. Yang jelas, ragam cerita di sini berkisah tentang lelaki. Selalu ada yang “salah” dalam diri laki-laki hingga layak untuk dieksplorasi dalam sebingkai kisah.

Memang, diakui sendiri oleh penulisnya, karya ini kental dipengaruhi oleh penulis sohor Budi Darma. Seperti diketahui, ada satu kumpulan cerpen karya sang panutan yang khusus menjadikan laki-laki sebagai tokoh sentral, baik itu dalam kapasitasnya sebagai protagonis maupun antagonis.

Lantas, apa yang hebat dari buku ini?
(more…)

PANGGILAN RASUL

Judul: Panggilan Rasul — Kumpulan Cerpen, 163 halaman.

Penulis: Hamsad Rangkuti.

Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia/KPG, cetakan pertama, 2010.

Review: Empat belas kisah pendek bernuansa Islami berjajar di buku kecil ini. Di sini, Hamsad Rangkuti sungguh menunjukkan kelasnya dengan ragam karya yang realis, kaya detil dan menggelitik.

Ambil contoh kisah pertama soal Suherman dan kekasihnya Sriutami Dewi.

(more…)

MEKAR KARENA MEMAR

Judul: Mekar Karena Memar, 151 halaman.

Penulis: Alex L. Tobing.

Penerbit: Balai Pustaka, Jakarta, 1992.

Review:  Mengambil latar Jakarta era ’70 hingga ’80-an, novel ini berkisah tentang Herman, mahasiswa fakultas kedokteran yang begitu bersemangat ingin menjadi ahli bedah. Kesibukan di kampus membawanya berkenalan dengan Lita, mahasiswi yang merangkap asisten dosen.

Seiring berjalannya waktu, keduanya kerap bertemu di ruang bedah untuk mata kuliah praktikum. Berkat bantuan Lita yang bernama asli May Kim Lian, Herman menjadi lebih mudah memahami ilmu urai tubuh yang njelimet. Setelah akrab dan terbuka satu sama lain, sang pemuda jatuh hati pada si dara.

Malang tak dapat ditolak, suatu hari Lita mengalami kecelakaan. Nyawanya tak dapat diselamatkan. Herman sangat berduka. Pupus sudah harapannya untuk melangkah lebih jauh bersama sang asisten dosen.

Apakah Herman gagal “move on” akibat kejadian memilukan itu?

(more…)

GERPOLEK— Gerilya-Politik-Ekonomi

Judul: Gerpolek— Gerilya-Politik-Ekonomi, 139 halaman.

Penulis: Tan Malaka, terbit pertama kali Mei, 1948.

Penerbit: Narasi, Jogjakarta, 2018.

Review: Sering dikatakan bahwa orang yang meringkuk di penjara mentalnya menjadi lebih kuat. Badan memang terkurung, namun siapa yang dapat membelenggu jiwa?

Nah, itu terbukti dalam karya besar Tan Malaka ini, yang ditulisnya tanpa dukungan kepustakaan apa pun saat ia mendekam di hotel prodeo Madiun sekitar tahun 1947-1948.

Membangun politik dan ekonomi yang merdeka, itulah tema dasar pustaka ini.

Benar, Tuan Malaka ingin Indonesia berdaulat sepenuhnya. Kata merdeka dimaknainya sebagai kebebasan penuh sebuah bangsa tanpa gerusan campur tangan asing mana pun serta lepas dari kepentingan pribadi siapa pun!

(more…)

WASRIPIN & SATINAH

Judul: Wasripin & Satinah, 250 halaman.

Penulis: Kuntowijoyo

Penerbit: Kompas, Jakarta, Cetakan Kedua 2013.

Review: Ini novel tentang lika liku hidup dua manusia jelata. Satu laki-laki dan yang lainnya perempuan. Nasib membawa keduanya ibarat naik roller coaster dari waktu ke waktu, kadang di atas kadang di bawah; kadang dicaci maki, kadang dipuja puji.

Tak seperti pada umumnya cerita panjang yang sedari awal berkutat pada karakter para tokohnya, karya ini justru memiliki kekuatan pada rangkaian peristiwa yang mengalir tanpa bisa ditebak.

(more…)

ASPIRE: 11 KATA YANG AKAN MENGUBAH KEHIDUPAN ANDA

11 Kata yang akan Mengubah Kehidupan Anda

Judul“Aspire” — 11 Kata Yang Akan Mengubah Kehidupan Anda (edisi terjemahan dari buku asli dengan judul yang sama ), 238 halaman.

Penulis: Kevin Hall.

Penerbit: Gramedia, Jakarta, 2010.

Review: Di tahun yang baru ini, apa yang harus kita perhatikan agar menjadi pribadi yang lebih baik?

Tak salah lagi: mulai segalanya dengan spirit yang positif.

Nah,  buku yang kata pengantarnya ditulis oleh Stephen R. Covey ini mengajak pembacanya menapaki semangat itu dengan cara yang sederhana yakni lewat kata-kata.

Yup, tiap saat, segala sesuatu bermula dari perkataan dan berlangsung dalam medan kata. Tambah lagi, di tengah deru media sosial dewasa ini: bila kurang hati-hati dampaknya bisa lebih besar ketimbang manfaatnya.

(more…)